
SAROLANGUN UPDATE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sarolangun mengapresiasi dan berterima kasih kepada Universitas Diponogoro yang sudah memberikan pendamping tata kelola program kesehatan.
Hal ini disampaikan Kadis Kesehatan Sarolangun, Bambang Hermanto melalui Sekdin Kesehatan, Almusinin usai kegiatan workshop Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan yang digelar baru-baru ini.
Menurut Almusinin, jika pendampingan tata kelola kesehatan ini merupakan program Kemenkes RI yang menunjuk beberapa Universitas Negeri untuk program pendamping dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola program kesehatan di daerah-daerah.
” Ini merupakan program Kemenkes RI untuk meningkatkan kualitas tata kelola program kesehatan di daerah-daerah, ” ujarnya.
Program pendampingan tata kelola kesehatan ini dilakukan untuk seluruh Dinas Kesehatan di Indonesia, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun yang dilaksanakan secara bertahap setiap tahun.
” Untuk tahun 2026 di Provinsi Jambi ada 3 Kabupaten yang mendapatkan pendampingan. Antara lain, Kabupaten Sarolangun, Tebo dan Kota Sungai Penuh, ” jelas Almusinin.
Dijelaskan Almusinin, program ini sangat penting guna untuk peningkatan pelayanan kesehatan menjadi lebih baik, sekaligus untuk penyelarasan antara program pusat, provinsi dan program daerah.
” Program ini, selain untuk meningkatkan pelayanan sekaligus untuk penyelarasan antara program Pusat, Provinsi dan Daerah. Sehingga timeline perencanaan kegiatan di daerah tidak tertinggal dari jadwal nasional,” jelasnya.
Sambung Almusinin. selain itu, dengan program pendampingan ini nantinya OPD mampu menyusun perencanaan yang mandiri dan berbasis data serta menghasilkan perencanaan yang kompeten dan dapat berjalan lebih terstruktur, efektif, dan terarah.
” Melalui program ini kita bisa meningkatkan penyusunan dokumen perencanaan seperti Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja), serta memperkuat aspek pertanggungjawaban keuangan serta akurat, sesuai dengan RPJMN dan prioritas nasional yang mampu mengimplementasikan program-program kesehatan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tutup Almusinin.
(Fdn)




