SAROLANGUN UPDATE – Guna memastikan semua pekerjaan berjalan lancar dan tepat waktu, sekaligus bentuk komitmen dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas.
Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika bersama rombongan melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di beberapa paket pekerjaan fisik yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran (TA) 2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung Wabup, Gerry Trisatwika turut didampingi Staf Ahli Bupati Hendriman, Asisten II Setda Sarolangun, Dedi Hendri, Kadis Dikbud Arsyad, Sekdin Dikbud Winarno, Kabag Pembangunan Zainul Arifin, Kabid BM PUPR Patra, Kabid Dikdas Mualimin, dan Plt Dirut RSUD Chatib Quzwain, Riko Kurniawan serta staf teknis dinas terkait, Kamis (10/9/2026).
Monitoring dan evaluasi (Monev) diawali dengan meninjau langsung tiga pekerjaan fisik di RSUD Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun. Antara lain, pembangunan dan rehabilitasi gedung NICU, pembangunan sarana Cytotixic Drugs Safety Cabinet dan pembangunan gedung PICU sarana PICU yang merupakan pekerjaan yang bersumber dari dana DAK Tahun Anggaran 2026.
Setelah selesai meninjau pekerjaan fisik di RSUD Chatib Quzwain, rombongan Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika melanjutkan meninjau pekerjaan fisik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 206 Simpang Nibung, SMPN 03 Singkut dan TK Pembina Singkut dengan sumber dana APBN dengan sistem swakelola dan terakhir meninjau pengaspalan jalan pasar Singkut – pesantren pasar Singkut yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Sarolangun TA 2026.
Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika mengatakan jika peninjauan (Monev) ini dilakukan merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah daerah untuk memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan yang keluar dan digunakan benar – benar efektif, efisien, dan tepat waktu.
” Peninjauan hari ini guna memastikan seluruh pekerjaan pembangunan berkualitas dan sesuai dengan standar teknis serta waktu pengerjaannya tepat waktu,” kata Wabup.

Selain itu, agar pembangunan tersebut sesuai dengan harapan dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakatt, tentu harus diawasi. Dalam hal pengawasan bukan hanya menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah daerah atau instansi terkait. Namun menjadi tanggungjawab masyarakat itu sendiri.
” Pengawasan secara intensif bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah atau instansi terkait, namun menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat, sehingga pembangunan tersebut benar- benar bermanfaat,” ujar Wabup.
Ditambahkan Wabup bahwa pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan maupun bangunan fisik bukan hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan aksesibilitas masyarakat, dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Sarolangun.
” Semoga kegiatan monitoring dan evaluasi akan berdampak baik untuk pembangunan infrastuktur di kabupaten Sarolangun, ” harap Wabup.
(Fdn)




