
SAROLANGUN UPDATE – Guna mendukung infrastrukur pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi yang semakin berkualitas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi, Rabu (2/9/2026) di Aula Hotel Nafiti Sarolangun.
Kegiatan yang dibuka oleh Sekda Sarolangun Muhammad Arief dihadiri Kadis PUPR Sarolangun,Arif Hamdani, Sekdin Dinas PUPR Bahder Johan, Kabid Tata Ruang Erri Hari Wibawa, Kabid SDA Dendi Wahana, Kabid Cipta Karya Nur Rohmat beserta staf Dinas PUPR dan para peserta dari unsur pelaksana lapangan yang selama ini bertugas langsung pada pekerjaan saluran irigasi di berbagai wilayah Kabupaten Sarolangun.
Sekda Sarolangun, Muhammad Arief dalam arahannya mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur khususnya saluran irigasi tidak hanya dilihat dari aspek fisiknya saja, namun kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan sekaligus keberlanjutan aset infrastruktur yang dibangun.
” kegiatan ini merupakan bagian salah satu upaya pemerintah Kabupaten Sarolangun guna meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang konstruksi jaringan irigasi,” katanya.
Melalui kegiatan inii juga, Sekda Muhammad Arief berharap para peserta selaku pelaksana lapangan pekerjaan saluran irigasi bisa menambah pengetahuan, keterampilan, dan pengakuan kompetensi agar mampu melaksanakan pekerjaan secara profesional, sesuai standar, dan menghasilkan infrastruktur yang handal.
” Kami berharap melalui kegiatan ini para peserta selaku pelaksana lapangan pekerjaan saluran irigasi bisa menambah pengetahuan, keterampilan, dan pengakuan kompetensi agar mampu melaksanakan pekerjaan secara profesional, sesuai standar, dan menghasilkan infrastruktur yang handal di Kabupaten Sarolangun,” singkat Sekda Muhammad Arief.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Sarolangun, Arif Hamdani dalam sambutannya menyebutkan pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dinas PUPR Sarolangun dalam memperkuat tata Kelola sistem irigasi dan mendukung Pembangunan Infrastruktur yang berkelanjutan.
” Tentu menjadi harapan kita bersama terwujudnya jaringan irigasi yang optimal, efisien, dan mampu mendukung sektor pertanian dalam meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Sarolangun,” ucapnya.
Demi terwujudnya semua itu, tentu peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) nya paling diutamakan. SDM yang benar- benar memiliki kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilannya secara profesional serta bertanggungjawab.
” Sertifikasi kompetensi tidak semata-mata menjadi bukti administratif berupa sertifikat. Akan tetapi Sertifikasi merupakan bentuk pengakuan terhadap kemampuan seseorang sekaligus tanggung jawab untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara profesional,” ungkap Arif Hamdani.
Terakhir dirinya menyebutkan jika pelatihan yang diselenggarakan selama 2 hari, dimulai dari tanggal 2 – 3 September 2026 tersebut memiliki arti penting guna mendukung pemerintah di sektor pertanian khususnya di wilayah Kabupaten Sarolangun.
(Fdn)




